Wagub DKI: Ada Satu Kasus Omicron, Tak Berarti Menutup Semua Sekolah

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp


Wagub DKI: Ada Satu Kasus Omicron, Tak Berarti Menutup Semua Sekolah
Siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 010 Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau. Foto: ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

Jakarta terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% yang telah dimulai sejak 3 Januari 2022. Sejauh ini, ditemukan satu siswa di sekolah di Jakarta Timur yang positif terinfeksi virus corona varian Omicron.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan dengan ditemukan satu sekolah yang terdapat siswanya terpapar virus corona tersebut, bukan berarti akan menutup sekolah lainnya. Kebijakan PTM dipastikan tetap jalan.

“Di Jakarta kan sekolahnya ribuan, masa satu, dua sekolah [kasus corona] terus menutup seribuan sekolah. Jadi semua kan di skrining setiap sekolah,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (11/1).

Riza mengungkapkan, selama pada masa PTM 100% Jakarta masih tetap sesuai aturan. Jika ditemukan adanya kasus COVID-19, sekolah tersebut dipastikan akan ditutup sementara.

“Sejauh ini provinsi DKI Jakarta masih memenuhi syarat dilaksanakan PTM 100% terbatas, ada kasus satu, dua tidak berarti menunda semua PTM ya, treatment-nya seperti yang kita ketahui ditutup untuk sementara,” ungkapnya.

Riza mengaku menerima semua masukan terkait pelaksanaan PTM 100%. Namun, mengenai keputusan untuk mengurangi kapasitas PTM 100% masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Namun, sekali lagi terkait PTM semua menjadi perhatian, masukkan semua dari asosiasi ibu dan anak dan semua kami perhatikan, tapi belum di putuskan ya, sementara masih kita laksanakan [PTM 100%] sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui terdapat siswa yang terpapar virus corona varian Omicron di SMA 71 Jakarta Timur pada pelaksanaan PTM 100%. Diketahui siswa tersebut adalah warga Cipinang Cempedak.

Sampai saat ini Lurah Cipinang Cempedak dan Kasudinkes Jakarta Timur belum dapat memberikan keterangan detail terkait hal tersebut.



Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore