Terkini Bisnis: Buka Keran Ekspor Batu Bara, Insentif Fiskal Impor Vaksin

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp


TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis pagi hingga siang, 13 Januari 2022 dimulai dengan rapat koordinasi mengenai Larangan Ekspor Batu Bara dan Pemenuhan Batu bara PLN yang memutuskan perusahaan yang telah memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation atau DMO seratus persen boleh kembali melakukan ekspor.

Kemudian informasi mengenai Pembangunan Bendungan Temef untuk paket satu di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, yang dikerjakan oleh BUMN PT Waskita Karya (Persero) sudah mencapai 78 persen.

Selain itu berita tentang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai berupaya mempercepat proses impor vaksin ke Indonesia dengan pemberian insentif fiskal. Berikut adalah ringkasan dari ketiga berita tersebut:

1. Luhut Cs Sepakat Akan Buka Keran Ekspor Batu Bara, Apakah Semua Perusahaan?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat koordinasi mengenai Larangan Ekspor Batu Bara dan Pemenuhan Batubara PLN pada Rabu, 12 Januari 2022.

Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa perusahaan yang telah memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation atau DMO seratus persen boleh kembali melakukan ekspor.

“Perusahaan batu bara yang telah memenuhi kontrak penjualan kepada PLN dan kewajiban DMO-nya 100 persen di tahun 2021, maka akan diizinkan untuk memulai ekspor di tahun 2022,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Januari 2022.

Adapun perusahaan batu bara yang telah memiliki kontrak dengan PLN namun belum memenuhi kewajiban kontraknya dan DMO untuk tahun 2021, maka harus memenuhi kewajiban denda sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 139 Tahun 2021.

Baca berita selengkapnya di sini.





Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore