Pria Tendang Sesajen di Semeru, Ini Komentar Wamenag |Republika Online

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp


Wamenag menilai pria tendang sesajen di Semeru coreng kerukunan

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Wakil Menteri Agama (Wamenag), KH Zainut Tauhid Sa’adi, menyesalkan tindakan orang yang menendang sesajen di salah satu desa dekat Gunung Semeru. 


Menurutnya, hal tersebut menunjukkan tumpulnya rasa kesadaran keberagamaan dalam masyarakat yang majemuk. “Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam suku, adat istiadat, budaya dan agama. Hal tersebut menuntut adanya sikap toleransi,” kata Kiai Zainut melalui pesan tertulis kepada Republika.co.id, Kamis (13/1/2022). 


Dia menjelaskan, sikap toleransi merupakan sikap yang menunjukkan keterbukaan untuk menerima, mendengar dan menghormati orang lain yang berbeda pandangan dan keyakinan. 


“Apapun alasannya menendang sesajen itu satu bentuk tindakan yang tidak terpuji. Kita harus bisa saling menghormati perbedaan yang ada. Kita tidak bisa memaksakan semua orang memiliki pemahaman dan keyakinan yang sama,” ujarnya. 


Wamenag mengingatkan, Islam melarang umatnya mencela apalagi menistakan agama lain, termasuk melakukan tindakan-tindakan yang menjurus terhadap penghinaan terhadap agama lain. 


Dia menegaskan, Islam mengajarkan dakwah dengan cara yang baik (makruf), begitu juga mencegah kemungkaran harus dengan cara yang baik, tidak boleh dengan cara yang mungkar. 


“Saya mengapresiasi langkah kepolisian yang cepat bergerak untuk menangkap yang bersangkutan agar mempertanggung jawabkan perbuatannya. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kerukunan antarumat beragama,” jelasnya. 


Sebelumnya, viral video seorang memakai rompi hitam memaki pemakaian sesajen di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dalam video itu, dia membuang sesajen di depannya dan ditendang. 


Polda Jawa Timur membentuk tim untuk mengejar seorang pria yang menendang sesajen tersebut. 


DPD Prajaniti Hindu Indonesia Jawa Timur melaporkan pria yang menendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur pada Senin (10/1). 


“Perlu dicari motivasinya apa orang tersebut. Selain membuang sesajen, kita khawatir ada motivasi adu domba antarumat beragama,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum dan Politik DPD Prajaniti Hindu Indonesia Jatim I, Ketut Swardana. 


Ketut berharap aparat mencari pria pelaku penendangan sesajen itu dan dilakukan pengusutan tuntas. 





Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore