Positif Covid-19 Naik 646 Kasus, Angka Kematian Bertambah 6 Orang

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp



Jakarta, CNN Indonesia

Angka harian positif Covid-19 di Indonesia per Rabu (12/1) meningkat 646 orang dengan kasus kematian bertambah enam jiwa.

Alhasil, sejak kasus pertama diumumkan Presiden RI Joko Widodo pada 2 Maret 2020, jumlah total kasus Covid-19 mencapai 4.268.097 kasus.

“[Bertambah] 646, [total] 4.268.097,” demikian dikutip dari data Satgas Penanganan Covid-19, Rabu (12/1).

Di samping itu, penambahan kasus sembuh per hari ini mencapai 314 orang. Sehingga, jumlah warga yang sembuh dari Corona sejauh ini mencapai 4.116.962 orang.

Sementara, angka kematian juga mengalami penambahan enam kasus. Alhasil, jumlah total kematian terkait Corona sejauh ini berjumlah 144.150 jiwa.

Satgas Covid-19 juga mencatat per hari kasus aktif mencapai 6.985 orang usai ada penambahan 326 orang, dengan 5.347 suspek. Sementara, pemeriksaan spesimen per hari ini 273.806 sampel.

Sejumlah pakar sebelumnya memprediksi gelombang Covid-19 terjadi kembali di Indonesia, terutama akibat varian Omicron dan mobilitas di era Natal dan Tahun Baru 2022.

Kementerian Kesehatan sendiri memperkirakan puncak kasus akibat Omicron terjadi pada pekan pertama atau kedua Februari.

Sejauh ini, angka kasus positif Covid-19 kembali menunjukkan peningkatan usai gelombang kedua COvid-19 mulai mereda pada Oktober-November 2021. Berdasarkan data Satgas Covid-19, angka harian Corona tertinggi seusai gelombang ketiga itu terjadi pada 23 Oktober juga dengan 802 kasus.

Peningkatan kasus harian itu disebut terkait dengan varian Omicron yang terutama dibawa oleh pelaku perjalanan luar negeri. Namun demikian, Pemerintah hanya mengeluarkan imbauan sejauh ini, tanpa ada larangan keberangkatan atau kedatangan dari luar negeri.

Pemerintah per hari ini sudah memulai booster vaksin Covid-19 secara gratis kepada seluruh warga. Namun demikian, vaksinasi pertama dan kedua, terutama bagi lansia, masih jauh dari target.

(arh)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore