Nasib Yamaha Mio di 2022, Disuntik Mati atau Dapat Generasi Baru?

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp


Yamaha Mio M3 125 dapat penyegaran dengan warna baru Foto: dok. Yamaha Indonesia
Jika berbicara motor skutik kelas 125 cc dari Yamaha, ingar bingar menyoal model barunya seperti tidak pernah terdengar belakangan ini.

Ya, kami sedang membicarakan Mio, skutik ikonik Yamaha tersebut hanya beberapa kali melakukan penyegaran sejak generasi terakhirnya pertama kali diluncurkan sekitar tahun 2014 lalu

Apalagi sejak Yamaha makin getol dengan produk skutik Maxi seriesnya, Mio series seolah dibiarkan begitu saja. Mio series sendiri punya beberapa varian seperti Mio Z, Mio M3, dan Mio S Smart & Sophisticated.

Mio Z saat ini jadi line-up Mio series yang termurah, mengacu pada laman resmi Yamaha Indonesia, skutik 125 cc itu per Januari 2022 dibanderol Rp 15,8 juta.

Yamaha Mio M3 125 dengan warna Metallic Blue Foto: dok. Yamaha Indonesia

Sudah hampir berusia 7 tahun dan terakhir hanya melakukan penyegaran pada penghujung tahun 2020 lalu, lantas apakah itu pertanda skutik tersebut akan disuntik mati atau justru sedang disiapkan generasi terbarunya?

Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro merespons hal tersebut.

“Sampai saat ini belum ada rencana (Mio baru),” tulisnya singkat kepada kumparan belum lama ini.

Namun ketika ditanya apakah seri Mio ada indikasi disuntik mati atau tidak, Antonius memilih tidak menjawab.

Tampilan depan Yamaha Mio S Foto: dok. Istimewa

Selain Mio Z, saat ini Yamaha masih memasarkan Mio M3 dengan harga Rp 16,95 juta, Mio S Smart & Sophisticated Rp 16,91 juta, dan Mio M3 AKS SSS dengan harga Rp 17,2 juta per Januari 2022, semuanya berstatus OTR Jakarta.

Kendati memiliki beberapa varian, soal tampilan Mio Z dan Mio M3 sebenarnya tidak memiliki perbedaan berarti, tampilannya identik mulai dari depan, samping, hingga bagian belakang.

Perbedaan yang kental hanya pada permainan grafis dan corak warnanya, Mio M3 sepertinya lebih disasar untuk kaum muda, sementara Mio Z diperuntukkan untuk penggunaan kasual.

Lain halnya Mio S Smart & Sophisticated, skutik yang lahir tahun 2017 ini merupakan varian tambahan yang menyasar kaum hawa, mengambil basis dari Mio lainnya, ubahan paling besar dilakukan pada fascia depannya yang lebih imut dan ‘feminim’.

Lampu Yamaha Mio Z masih bohlam biasa. Foto: dok. YIMM

Menyoal fitur, untuk Mio Z dan Mio M3 memang terbilang minim untuk ukuran motor zaman sekarang, ibarat keduanya lebih cocok dijadikan kendaraan mobilitas. Bagian lampu depan, belakang, dan sein masih mengusung bohlam biasa.

Tapi setidaknya, Mio Z sudah dilengkapi dengan fitur Eco indikator, Side Stand Switch, hingga penutup kunci untuk alasan keamanan. Selain itu mesinnya juga sudah dilengkapi dengan teknologi Blue Core.

Sedikit berbeda dengan saudara lainnya yang paling mahal yakni Mio M3 AKS SSS, yang ketambahan fitur lebih advanced sebut saja anak dan rumah kunci pintar Advanced Key System (AKS), Start Stop System (SSS), dan answer back system.

Sementara untuk Mio S Smart & Sophisticated, karena muncul belakangan, motor ini sudah dilengkapi dengan fitur modern seperti lampu depan LED, answer back system, hazard lamp, dan ban tubeless.

Bagasi Yamaha Mio Z. Foto: dok. YIMM

Urusan bawa-bawa barang, pengendara bisa memanfaatkan dua kompartemen di bagian dek tengah. Bagian sebelah kiri lebih luas dan dalam bisa menampung botol mineral, sarung tangan, atau gawai.

Ada pula semacam hook atau gantungan di tengah dek, pemilik bisa simpan barang bawaan lebih banyak lagi. Sementara untuk bagasi juga terbilang besar kapasitasnya sampai 10,1 liter mampu menampung jaket, jas hujan, tapi tidak bisa menyimpan helm.

Spesifikasi teknis Yamaha Mio

Karena dibangun berbasis platform yang sama tidak heran keempatnya memiliki spesifikasi teknis yang mirip satu sama lain, kendati memiliki ragam varian berbeda.

Rangkanya menggendong mesin 125 SOHC berpendingin udara, dan pengabut injeksi yang sanggup memuntahkan tenaga 9,3 dk di 8.000 rpm dan torsi puncak 9,6 Nm di 5.500 rpm.

Mesin Yamaha Mio S Foto: dok. Istimewa

Mesin itu didukung juga dengan teknologi Blue Core yang diklaim lebih irit bahan bakar dan juga bertenaga.

Untuk pengereman, sektor depan sudah dilengkapi dengan cakram 2 piston dan belakangnya masih mengusung tromol. Sementara untuk tangki BBM mampu menenggak hingga 4,2 liter.

Jika disimpulkan, rasanya Mio Z cukup ideal bagi pemotor pemula yang baru saja mendapatkan SIM C. Secara berkendara juga ergonomis dan rasanya tak mengintimidasi ketika dikendarai, sebab tinggi jok hanya 750 mm.



Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore