DPRD DKI Klaim Oknum Coba Susupkan Anggaran Sumur Resapan ke RAPBD

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp



Jakarta, CNN Indonesia

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengklaim ada pihak yang mencoba memasukkan kembali anggaran sumur resapan dalam RAPBD DKI 2022. Padahal, anggaran sumur resapan sudah dicoret dari draf.

“Enggak ada, di drafnya sudah tidak ada. Tapi, memang dicoba dimasukkan kembali. Saya tidak tahu siapanya (yang memasukkan),” kata Ida, Rabu (12/1).

“Tapi saya dapat info, ini coba diusulkan kembali lewat ketua dewan dan ketua dewan coret,” Ida mengungkapkan.

Ida mengatakan anggaran sumur resapan sebelumnya disepakati untuk ditiadakan lewat rapat Badan Anggaran. Sehingga, ia tidak mempermasalahkan apabila Pemprov tetap bangun sumur resapan dengan dana swasta.

“Kalau saya sih prinsip begini, kalau swasta itu tidak menggunakan APBD, entah itu sistemnya CSR atau kewajiban itu boleh-boleh saja, kalau memang di daerahnya perlu,” katanya.

Pembangunan sumur resapan sesungguhnya menjadi salah satu upaya untuk menangani banjir di Ibu Kota. Namun, anggaran untuk proyek tersebut telah dihapus dari draf RAPBD Jakarta 2022.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan awalnya anggaran untuk program itu diusulkan sekitar Rp300 miliar. Pada rapat komisi, anggaran sumur resapan dipangkas menjadi sekitar Rp120 miliar.

Hingga situasi terakhir, melalui rapat badan anggaran (Banggar), anggaran untuk sumur resapan disepakati untuk dinolkan.

“Dinolkan dari forum banggar kemarin. Kalau di komisi kan kita sudah kurangi jadi Rp120 M. Kalau di (rapat) banggar besar, kesepakatan terakhir akhirnya dinolkan,” kata Nova saat dihubungi awal Desember 2021.

(yog/chri)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore