China Gembok Kota 5 Juta Penduduk, Omicron Makin Gila?

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp



Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas China memutuskan melakukan penguncian ketat (lockdown) di Anyang, Provinsi Henan. Penguncian terhadap kota dengan penduduk lima juta orang itu dilakukan setelah temuan dua kasus positif Covid-19 Omicron.

Kantor berita negara Xinhua melaporkan penguncian ketat mulai diberlakukan Senin (10/1/2022) malam. Warga diminta tidak meninggalkan rumah mereka atau mengendarai mobil di jalan raya.

“Semua bisnis yang tidak penting telah ditutup,” tulis media itu dikutip AFP.

“Pengujian massal telah diluncurkan untuk menanggapi situasi pengendalian epidemi yang parah dan secara ketat mencegah penyebaran wabah virus Omicron.”

Selasa (11/1/2022) dikabarkan ada 58 kasus infeksi lokal baru di Anyang. Jumlah total kasus infeksi di kota itu menjadi 84 kasus sejak ditemukan Sabtu.

Selain Anyang, dua kota China lain, juga masuk dalam zona penguncian ketat akibat Covid baru-baru ini. Ibu kota provinsi Zhengzhou menutup sekolah dan taman kanak-kanak serta melarang restoran menerima pelanggan makan di tempat.

Pekan lalu, satu juta orang di kota Yuzhou diperintahkan untuk tinggal di rumah. Kota pelabuhan Tianjin melarang orang pergi tanpa izin resmi dan memerintahkan pengujian Covid-19 kepada 14 juta penduduk. Tak hanya itu, jalur layanan kereta api juga dihentikan.

Di Utara, kota Xian telah memasuki minggu ketiga penguncian karena upayanya membasmi 2.000 kasus yang terkait dengan wabah Covid. Di bagian Selatan, kota Shenzhen telah mengunci beberapa kompleks perumahan, meluncurkan inisiatif pengujian massal dan menutup beberapa stasiun bus jarak jauh setelah menemukan kasus baru.

Langkah penguncian ini sendiri tidak lepas dari strategi nol-Covid yang dilancarkan pemerintahan Presiden Xi Jinping. Dalam pemberlakuannya, otoritas China akan memberlakukan lockdown ketat di suatu wilayah meski menemukan satu saja kasus Covid-19.

Sementara itu, sejauh ini, China telah melaporkan 104 ribu kasus yang dikonfirmasi sejak awal pandemi di Wuhan pada Desember 2019 lalu. Dari jumlah itu, ada 4.636 infeksi yang berakhir dengan kematian.

[Gambas:Video CNBC]

(tps)




Source link

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore